Pilih RGB atau CMYK? Salah Pilih Bisa Berakibat Fatal

Ketika anda bingung pilih RGB atau CMYK, seseorang mungkin saja menyarankan pada anda: “Pakai mode warna RGB saja, warnanya lebih cerah, lagipula warna hitamnya lebih pekat dibanding mode CMYK.” Bila anda lebih paham tentang mode warna dibanding orang itu, saran saya tetap tenang dan jangan emosi. Tapi bila anda sepaham dengan orang itu, lanjutkan baca artikel ini.

Untuk menghindari salah pilih RGB atau CMYK, tips sederhana: RGB diaplikasikan pada monitor, CMYK diaplikasikan pada media tercetak. Itu saja.

Satu contoh kasus salah pilih RGB atau CMYK yang mungkin bisa lebih memperjelas:

Seseorang membuat desain (misalnya menggunakan Adobe InDesain) yang nantinya akan dicetak. Dia menggunakan mode warna RGB karena menurutnya lebih cerah. Apalagi pada bagian teks yang berwarna hitam. Di layar monitor, nampak pekat sekali warna hitamnya. Orang itu merasa puas. Setelah desain selesai, pergilah ia ke percetakan.

Hasilnya: Semua teks berwarna  hitam ternyata misregister atau meleset atau membayang. Tukang cetak berargumen teksnya keluar empat warna. Tapi bukankah aku hanya memakai warna hitam untuk teks? Pikir si pembuat desain.

Konversi RGB ke CMYK oleh mesin cetak

Penjelasannya, mesin cetak menggunakan metode empat warna CMYK. C = Cyan, M = Magenta, Y = Yellow, K = Key (bisa saja dianggap sebagai hitam). Setiap kali mesin ini menerima file dengan mode warna RGB, maka akan dilakukan konversi ke CMYK.

Pilih RGB atau CMYK - mogamogaku.com/blog - Hitam RGB dan CMYK

Mari kita cek apa yang terjadi jika warna hitam dari mode RGB dikonversi ke CMYK. Gunakan Adobe Illustrator. Buat file baru dengan mode warna RGB. Lalu buat sebuah bidang berwarna hitam dengan mode warna RGB.

Warna hitam RGB adalah

R= 0%

G= 0%

B= 0%

Lalu cek panel color, pilih palet CMYK, hasilnya:

C= 75.02%

M= 67.97%

Y= 67.02%

K= 90.16%

Perhatikan betapa rumitnya mesin cetak itu dalam menterjemahkan warna hitam hasil konversi dari RGB. Hanya untuk mencetak warna hitam, mesin harus mencampur empat warna dengan komposisi tertentu. Karena mesin cetak bergerak sangat cepat, maka potensi mis register atau meleset sangat besar. Maka dari itu jelas bahwa mode warna RGB sama sekali bukan untuk mesin cetak.

Ideal untuk teks berwarna hitam

Idealnya, untuk teks berwarna hitam, anda harus menggunakan mode warna grayscale atau CMYK dengan komposisi CMY=0, K=100%. Perhatikan bawa mesin cetak tidak perlu melakukan pencampuran komposisi empat warna namun hanya menggunakan satu tinta saja yaitu hitam.

Bagaimana, masih ingin menggunakan hitam yang pekat di layar namun kacau ketika dicetak?

Selamat berkarya.

Peminat dan penikmat WordPress, blogging, desain, dan marketing.

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *