Kredibilitas Situs Dipengaruhi Satu Hal Penting Ini

Di tahun 2017 ini kredibilitas situs web sekilas nampak sempurna. Penggunaan desain responsif kian merata. Penggunaan warna tema cukup baik. Desain ikon, pemilihan foto, dan penggunaan logo sudah mulai dipertimbangkan dengan matang. Namun ada satu hal yang luput dari perhatian. Hal ini dapat meruntuhkan kredibilitas sebuah situs web atau blog dengan seketika. Yakni penggunaan kata-kata baku.

Kata baku adalah kata yang sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Sebaliknya kata yang tidak baku adalah kata yang tidak sesuai dengan KBBI. Kata tidak baku ini muncul karena seringnya penggunaan dan kurangnya koreksi. Apakah anda tahu bahwa kata yang baku adalah produktivitas, bukannya produktifitas? Kesalahan pemilihan kata dapat memengaruhi kredibilitas situs.

Sebuah situs web atau blog yang disajikan dalam Bahasa Indonesia, sudah seharusnya mengikuti kaidah Bahasa Indonesia yang baik pula. Meskipun tidak ada tuntutan untuk hal itu namun anda harus memberikan perhatian penuh pada penggunaan kata-kata baku.

Penggunaan kata baku pengaruhi kredibilitas

Situs anda dapat seketika kehilangan kredibilitas ketika anda memilih menggunakan kata ‘galery’ ketimbang ‘galeri’ atau ‘kwalitas’ ketimbang ‘kualitas’. Kesalahan semakin fatal ketika anda memutuskan menggunakan kata ‘contact’ ketimbang ‘kontak’. Kata-kata baku ini seringkali luput dari perhatian pengelola situs. Jika situs anda menyasar konsumen dengan tingkat pendidikan sedang ke tinggi, maka kesalahan kecil ini dapat membawa dampak buruk. Kredibilitas situs anda atau usaha anda menjadi runtuh.

Ketika anda ragu apakah kata-kata tertentu yang anda pilih adalah kata-kata baku, anda dapat mencari di beberapa referensi. Kamus Besar Bahasa Indonesia menjadi referensi anda yang terbaik. Anda dapat menggunakan versi cetak atau versi daring. Anda dapat sewaktu-waktu mengunjungi kbbi.web.id atau kbbi.kemdikbud.go.id ketika anda ingin mencari kepastian baku atau tidaknya kata-kata tertentu.

Tetap konsisten menggunakan bahasa mendongkrak kredibilitas situs

Selain penggunaan kata-kata baku, konsistensi dalam penggunaan Bahasa Indonesia juga memiliki pengaruh besar. Jika anda sudah memutuskan menyajikan situs atau blog anda dengan Bahasa Indonesia, maka anda sebaiknya konsisten dengan keputusan anda. Konsistensi ini akan menuai hasil. Label sebagai situs atau blog profesional akan lebih mudah anda dapatkan dari pengunjung.

Beberapa waktu yang lalu saya menelusuri internet. Saya sampai pada sebuah situs web. Situs web yang cukup baik. Hanya saja saya cukup terganggu dengan bahasa yang disajikan dalam situs tersebut. Perhatikan screenshot di bawah.

Kredibilitas Situs - Kata baku pengaruhi kredibilitasKredibilitas Situs - Kata baku pengaruhi kredibilitas

Jika anda amati, ada beberapa pemilihan kata yang kurang tepat. Beberapa kekurangan tersebut ditandai dengan lingkaran merah.

  1. Contact. Penggunaan kata ‘contact’ kurang tepat karena pengelola situs memutuskan menggunakan Bahasa Indonesia untuk menu-menu yang lain. Lebih tepat apabila dipilih kata ‘kontak’.
  2. FAQ. Hati-hati dengan menu ini. Justru anda tidak sebaiknya menggunakan kata pengganti lain untuk menu ini sebelum ada ‘kesepakatan bersama’. Pemilihan kata ‘FAQ’ (yang merupakan singkatan dari frequently asked question) dalam situs ini menurut saya sudah tepat. Alasannya karena kata FAQ sudah diterima dengan baik oleh publik dan sejauh ini belum memiliki pengganti yang tepat dalam Bahasa Indonesia.
  3. Team. Kata berbahasa Inggris ini tidak konsisten dengan kalimat dalam Bahasa Indonesia. Lebih baik dipilih kata ‘tim’.
  4. Pathners Kami. Mungkin maksud pengelola situs adalah ‘partner kami’. Kata ‘partner’ termasuk kata baku karena ada dalam KBBI.

Banyak sekali kata-kata tidak baku terus menerus digunakan. Saya sebagai pengelola blog dan desainer situs web juga sering melakukan kesalahan dalam hal pemilihan kata. Namun sedikit demi sedikit kita harus mulai menggunakan kata-kata baku yang sesuai dengan KBBI.

Peminat dan penikmat WordPress, blogging, desain, dan marketing.

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *