Cara Menentukan Topik Blog yang Paling Tepat Bagi Pemula

Cara memilih topik terbaik untuk sebuah calon blog yang sukses adalah dengan bertanya pada diri sendiri: apakah aku masih termotivasi membahas topik itu ketika mood ku berada di posisi paling rendah?

Blog masih menjadi sarana yang tepat untuk ikut andil di dunia maya. Banyak blog dibuat setiap hari. Tapi banyak juga blog terbengkalai setiap hari. Sekarang, anda mungkin salah satu orang yang bersemangat ingin membuat blog. Sebagai pengingat:  blog anda berpotensi terbengkalai di kemudian hari hanya karena anda keliru menentukan topik blog.

Menentukan topik blog membutuhkan evaluasi diri yang tidak singkat. Terutama karena anda dituntut terus membangun blog anda apapun kondisinya. Anda perlu membayangan topik apa kira-kira yang dapat terus anda bicarakan tanpa henti tanpa bosan dari waktu ke waktu. Menemukan topik ini saja sudah memakan waktu. Belum lagi anda harus mempertimbangkan apakah topik pilihan anda benar-benar diminati oleh publik. Bagaimana jika tidak?

Ada dua macam jenis blog:

Multi topik

Blog yang berisi tentang bermacam-macam topik sekaligus. Bagi beberapa blogger pemula, tipe ini sering menjadi pilihan.

Kelebihannya:

  • Anda dapat menuliskan apapun dalam blog tipe ini sesuai dinamika hidup anda.
  • Anda dapat mengisi blog dalam kondisi mood apapun karena tidak terikat pada satu topik yang kadang menunculkan kebosanan.
  • Anda dapat menjadikan banyak sekali hal sebagai inspirasi untuk menulis.

Kekurangannya:

  • Tidak semua orang menyukai dinamika hidup anda.
  • Orang akan mengalami kesulitan mencari informasi tertentu dalam blog tipe ini karena biasanya tidak memiliki susunan kategori dengan baik.
  • Blog tipe ini rawan terbengkalai karena blogger seringkali kehilangan motivasi sebagai dampak dari kurangnya respon pengunjung.

Satu topik 

Blog yang berisi hanya satu topik saja. Kemungkinan ditambah beberapa topik pendukung.

Kelebihannya:

  • Blog anda memiliki fokus yang jelas. Ini berpengaruh pada kemudahan mesin pencari mengenali blog anda.
  • Dengan mengelola blog tipe ini, perhatian anda lebih fokus pada satu topik. Anda hanya perlu memperkaya diri tentang topik blog anda saja.
  • Jika topik anda cukup populer, maka anda dapat mencari referensi dengan mudah di dunia maya.

Kekurangan:

  • Anda dituntut untuk memberikan konten orisinal di antara blog lain yang memiliki topik sama. Ini tugas yang terkadang cukup sulit dilakukan.
  • Mungkin sering muncul kebosanan di saat-saat tertentu. Mood sering tidak mendukung untuk berkontribusi mengisi blog.
  • Jika topik pilihan anda kurang populer, mungkin anda akan mengalami kesulitan mencari inspirasi dan data.

Motivasi membuat blog

Ada bermacam-macam motivasi di balik seseorang memutuskan untuk membuat blog. Motivasi ini sebaiknya cukup kuat karena inilah modal besar yang berkontribusi atas keberlangsungan sebuah blog. Evaluasi motivasi yang anda miliki. Pertanyakan pada diri anda sendiri apakah motivasi itu akan masih cukup kuat di masa mendatang? Satu tahun lagi, tiga tahun lagi, sepuluh tahun lagi, dan seterusnya.

Menurut survey yang dilakukan Convertkit, ada beberapa motivasi yang melatarbelakangi pembuatan sebuah blog. Daftar di bawah diurutkan dari persentase tertinggi ke persentase terendah (*Data mengacu pada hasil survey convertkit. Kemungkinan hasil sangat berbeda di Indonesia):

  1. Menjadi wirausahawan
  2. Media penyaluran ekspresi diri
  3. Membangun audiensi
  4. Mengajarkan orang lain apa yang saya kuasai
  5. Mendapatkan penghasilan tambahan
  6. Membangun sebuah perusahaan
  7. Melayani kelompok audiensi tertentu
  8. Merupakan sebuah panggilan hidup
  9. Memecahkan permasalahan penting di dunia
  10. Lain-lain
  11. Belajar mengenai topik pilihan saya
  12. Berhenti dari pekerjaan saya
  13. Keluar dari belitan hutang
  14. Menjadi terkenal
  15. Menciptakan lapangan kerja bagi orang lain
  16. Membuktikan bahwa orang lain salah memandang saya.

Apapun motivasi anda, pastikan motivasi itu cukup kuat untuk dipakai sebagai pemompa semangat kapanpun dan dalam kondisi apapun.

Evaluasi diri dalam menentukan topik blog

Kurangnya waktu mengevaluasi diri menjadi penyebab awal terbengkalainya sebuah blog di masa mendatang. Untuk itu seorang calon blogger dituntut menyiapkan evaluasi sebaik mungkin terhadap sebuah topik pilihan. Diagram ini akan sedikit membantu proses brainstorming calon blogger.

Menentukan topik blog

Perhatikan bahwa dalam menentukan topik blog hindari proses yang spontan. Topik yang muncul secara spontan dan tampak menarik seringkali membawa ketidakjelasan di masa mendatang. Jika anda tidak sempat melakukan sedikit pengamatan, di bawah ini adalah topik-topik umum yang dipakai seorang blogger berdasarkan popularitasnya.

mogamogaku.com/blog - Topik Populer

Setelah menentukan topik blog, langkah berikutnya adalah menjadikan blog anda sebagai blog yang sukses.

Selamat berkarya!

Referensi data: www.convertkit.com

Peminat dan penikmat WordPress, blogging, desain, dan marketing.

Berikan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *